Monthly Archives: December 2017

Peran Karbon Aktif Dalam Pengolahan Emas Yang Bermutu

Carbon Active – Pengolahan karbon aktif betul-betul berperan penting ketika pengolahan emas, sebab karbon berfungsi untuk mengangkap emas. Karenanya dari itu, pemilihan karbon aktif yang ideal, betul-betul berimbas pada hasil yang akan didapat. Oleh sebab itu, Anda perlu mengenal karbon aktif yang paling ideal untuk pengolahan.

Ketika pemilihan karbon aktif yang bagus ada banyak hal yang perlu diamati secara khusus dulu seperti memperhatikan dalam segi kekerasannya, kandungan abu yang melekat, bersih dari pecahan karbon kecil yang bisa hanyut ketika progres pemisahan, dan mempunyai ukuran karbon yang besar.

Untuk lebih mengenal ragam karbon yang bagus untuk diterapkan dalam pengolahan emas seharusnya memiliki spesifikasi sebagai berikut:

 Iodine number: 800 atau 1000 mg/g

 Mean particle diameter: 6×12 mesh min. 2.48 mm atau 8×16 mesh min. 1.55 mm

 Apparent density (Bulk Density = Berat Ragam): 450-550 kg/m3

 Sempurna ash content max: 4%

 Moisture content max: 5%

 Bahan pembuat: tempurung kelapa

Terdapat spesifikasi yang seharusnya diamati dalam pengolahan emas dengan karbon aktif, adalah IODINE dan HARDNES. IODINE ialah ukuran atau poin kekuatan serap dari karbon hal yang demikian kepada partikel 2 logam. Dan kalau poin IODINE yang tinggi otomatis kekuatan serap karbon kepada emas malahan kian kuat dan besar sehingga emas dalam pengolahan bisa diresapi secara keseluruhan.

Meski, HARDNESS ialah tingkat kekerasan atau daya karbon (kian tinggi kian keras dan tak gampang remuk), kian sedikit karbon pecah-pecah kian sedikit pula emas yang terbuang. Maka ini dikarenakan kalau karbon remuk atau pecah tak bisa dicokok dalam progres pemfilteran karbon, sehingga remukan karbon akan terbuang ke pembuangan limbah.

Ada sebagian hal yang seharusnya diamati dalam pengaplikasian activated carbon dalam pengolahan emas. Karenanya dari itu, dalam pengolahan emas banyak pengolah mencuci secara khusus dulu karbon hingga bersih. Akan namun, pencucian kepada karbon aktif akan berimbas buruk pada IODINE akan menurun secara drastik.Dengan pengaplikasian karbon aktif yang ideal akan lebih mempermudah Anda dalam pengolahan emas, terutamanya pada IODINE dan HARDNESS. Pastikan Anda mengunakan karbon aktif dari DeutschCarb yang berkwalitas tinggi dengan kwalitas premium, yang menawarkan karbon aktif bubuk (PAC) dan Granular activated carbon (GAC). Kunjungi www.karbon-aktif.com peroleh karbon aktif yang berkwalitas premium dengan kualitas tinggi.

Jenis Imbas Buruk Yang Muncul Pengaruh Mesin Kompresor Udara Di Pabrik Terlalu Berisik


Kompresor Udara – mempunyai atau mengelola sebuah pabrik tentunya telah terbiasa dengan bermacam-macam bunyi berisik yang diwujudkan oleh mesin-mesin produksi, salah satunya seperti mesin kompresor udara. Melainkan tahukah Anda? bahwa kebisingan dari masing-masing mesin hal yang demikian mempunyai batas tertentu supaya tak merusak situasi kesehatan para pekerja yang ada di pabrik. Kalau kebisingan telah melebihi ambang batas yang diatur, karenanya sebagian gangguan malah dapat terjadi kepada para pekerja pabrik yang ada disana, diantaranya seperti:

1. Terjadinya Gangguan Fisiologis
Gejala ini mulai muncul dikala para pekerja pabrik mulai mengalami situasi lahiriah yang menurun. Gangguan ini malah dapat berupa terjadinya kenaikan tekanan darah, timbulnya sakit kepala atau pusing imbas bunyi yang terlalu berisik, perasaan mual, sesak napas, dan sulit tidur juga dapat menjadi salah satu gejala gangguaan fisiologis imbas mesin kompresor udara pabrik yang terlalu berisik.

2. Terjadinya Gangguan Psikis
Diawali dengan munculnya rasa tak nyaman, kurang kapabel berfokus, sulit tidur, sampai emosional yang tak teratur. Sekiranya kebisingan berlebihan secara terus menerus diterima untuk rentang waktu yang panjang, karenanya penderitanya dapat terserang penyakit piskosomatik seperti gastritis, jantung, stress, pesat lelah, dan lain sebagainya.

Sekiranya gangguan hal yang demikian terjadi pada para pekerja pabrik, karenanya pada alhasil produktifitas mereka malah berkurang serta sering kali mengalami kelalain yang pada alhasil dapat berpengaruh pada kecelakaan di daerah kerja.

3. Terjadinya Gangguan Komunikasi
Gangguan ini muncul imbas masking effect yang terjadi. adalah dimana suara-bunyian yang terlalu keras menutupi pendengaran yang kurang terang. Dengan keadaan seperti ini, mewajibkan penderitanya berkomunikasi dengan metode berteriak. Bagi pekerja pabrik, gangguan seperti ini dapat menjadi bahaya mengingat dia tak dapat mendengar isyarat atau pedoman bahaya yang dikasih oleh rekan kerjanya kalau sesuatu yang salah terjadi.

4. Merusak Pendengaran
Diantara ke empat skor diatas, karenanya rusaknya pendengaran merupakan hal paling utama yang bisa terjadi seandainya kebisingan berlebih secara terus menerus diterima oleh seseorang. Sekiranya konsisten terjadi, karenanya hal hal yang demikian dapat menyebabkan tuli progresif yang kemudian seiring waktu akan meningkat menjadi tuli permanen dan tak akan kembali menjadi normal.

Untuk itu, supaya para pekerja pabrik tak hingga mengalami hal-hal seperti diatas, karenanya telah sepatutnya untuk merawat mesin kompresor udara pabrik secara bagus dan benar. diawali dari pemeliharaan secara terpola , cara kerja membetuli yang rusak, sampai bermacam-macam kesibukan preventif lainnya untuk konsisten menjaga mesin kompresor udara pabrik konsisten berjalan dalam situasi normal.

Hindari Mengonsumsi Air Kemasan Yang Telah Terbuka Lebih Dari 24 Jam

Anda tentunya pasti pernah mengonsumsi air dalam kemasan botol pada tiap-tiap kans. Ucap saja seperti dikala sedang dalam perjalanan, ataupun sehabis menjalankan sebagian aktivitas di luar rumah lainnya. Dengan sifatnya yang praktis, air kemasan yang kerap kali dijajakan oleh pedagang malahan laris manis dipasarkan dan menjadi unggulan bagi masyarakat Indonesia.

 

Akan tapi tradisi mengonsumsi air kemasan dikala sedang menjalankan aktivitas di luar rumah terbukti tak sepenuhnya bagus. Kecuali kesehatannya yang belum terjamin, terbukti ada sebagian fakta baru yang ditemukan ilmuwan berhubungan dengan mengonsumsi air minum kemasan hal yang demikian. terbukti, air kemasan yang telah sekali diaplikasikan, tak boleh lagi untuk diminum sesudah melalui 24 jam sesudah pertama kali tutup dibuka.

 

Menurut hal yang demikian sejajar dengan yang dikenalkan oleh pakar nutrisi Prof Dr Ir Hardinsyah MS, yang memberikan penjelasan mengapa air minum kemasan tak boleh lagi dikonsumsi sesudah melalui 24 jam. Melalui Dr Hardiansyah, saran yang pas dikala mengonsumsi air mineral hanyalah untuk sekali gunakan, bukan untuk berhari-hari, sebab seandainya telah melebihiu 24 jam, akan terkontaminasi beraneka kuman.

 

Sekiranya bukunya yang berjudul Mitos atau Fakta Air dan Hidrasi, beliau memaparkan bahwa air minum kemasan yang telah dibuka, karenanya air minum hal yang demikian akan gampang terkontaminasi oleh kuman imbas tak adanya lagi pelindung. Beliau menambahkan bahwa cuma dalam hitungan jam saja sesudah tutup botol dibuka, karenanya telah banyak kuman patogen yang mengkontaminasi serta memberi pengaruh air minum dalam kemasan hal yang demikian, apalagi seandainya diperkenankan selama lebih dari 24 jam.

 

Tradisi hal yang demikian terus dilaksanakan, karenanya dikhawatirkan akan mengancam kesehatan pencernaan anda. untuk itu, anda bisa mengganti air kemasan hal yang demikian dengan meminum air steril hasil water treatment dengan mengaplikasikan filter air. dengan teknologi RO Membrane, kuman-kuman jahat yang terdapat dalam air minum akan disaring, sehingga anda akan menerima mutu air terbaik.

 

Jadi mulailah dari kini mengganti tradisi lama anda menuju hidup sehat dengan mengonsumsi air minum yang sudah teruji kesehatannya. .