Beberapa Apartemen Memakai Konsep Terbuka

Maraknya pembangunan properti diinginkan tak mengacuhkan keadaan lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, sebagian perusahaan pengembang membangun sejumlah proyeknya dengan mengusung konsep green living.

Konsep ini penting dimaksimalkan sebab sanggup menyelaraskan antara fasilitas yang diperlukan dan keperluan kelompok sosial penghuni. Pun konsep ini mulai banyak dilirik oleh para kaum urban yang tinggal di kota besar tapi konsisten mau menggunakan konsep eco-friendly. Sebagian apartemen ini menggunakan konsep yang ramah lingkungan dengan memperbanyak lahan hijau.

1. Verdura

Jumlah unit yang akan dibangun sampai 1,800 unit, dimana sempurna gross floor zona yang akan dibangun yakni 116.475 sqm.

Adapun keseluruhan proyek Verdura ini akan lantas dirampungkan dengan jadwal handover untuk tower pertama ialah tahun 2019 dengan agenda groundbreaking di akhir tahun 2016.

2. Foresque Residence

Berlokasi di sentra bisnis, apartemen yang berlokasi di wilayah TB Simatupang, Jakarta Selatan menawarkan konsep resort dengan view panorama hijau 140 hektar. Didesain oleh Arsitek dari Scott Lowe Dallas, Amerika Serikat, 5G Sanggar Collaborative, Foresque Residence dibangun di atas lahan seluas 1,2 Hektar dimana 80 persen dari luas lahan diperuntukkan untuk zona hijau pohon-pohon dan taman-taman bunga, padahal sisanya 20 persen untuk bangunan apartemen.

“Antusias masyarakat cukup tinggi sebab harga yang kami tawarkan cukup rendah, ialah cuma Rp20 Jutaan per m2 disaat harga apartemen di sekitar kami telah menempuh 40-45 Jutaan per m2,” jelasnya.

Foresque Residence menawarkan metode pembayaran cash keras, kreditan berjenjang sampai 60 bulan dan KPA.

3.  Apartemen and Garden

PT Sahid Asena Apartment dan PT Brantas Abipraya berprofesi sama membangun apartemen dengan konsep ramah lingkungan (green apartment) di wilayah Ciracas, Jakarta Timur.

The Sahid Asena apartemen and garden mempunyai konsep ramah lingkungan, dengan ketinggian cuma 12 lantai dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektare, dengan desain eksklusif dan zona terbuka hijau seluas 80 persen.

Konsep urban forest atau lahan terbuka hijau yang luas diyakini akan mewujudkan lingkungan yang teduh dan lestari.