Categories
Tips

Tugas Dan Wewenang Kontraktor

Tugas Dan Wewenang Kontraktor

Kontraktor ialah satu tubuh atau perseorangan yang dipilih untuk melakukan tugas project sesuai ketrampilanya dengan dasar sebuah kontrak kerja yang disetujui bersama.

Baca : jasa kontraktor interior

Pekerjaan Kontraktor pada suatu project seperti berikut :

  1. Kontraktor harus memprediksikan apa Owner yang memberikan pekerjaan untuk kerjakan sebuah project memberikan keyakinan atau mungkin tidak. (karena saat saya jadi pengawas, ada Owner yang memaksa membuat sebuah apartemen tapi keuangannya buruk, hingga pembayaran ke Konselor Pengawas dan Kontraktor jadi terlambat).
  2. Pahami semua isi document kontrak dan bisa menerjemahkan secara benar. (dalam document kontrak ada RKS (Gagasan Kerja dan Sayarat-syarat) di mana Kontraktor harus ikuti ketentuan yang berada di RKS, jika dalam RKS ada ketentuan yang belum tertera sebuah tugas karena itu Kontraktor akan membuat laporan pertanyaan, di mana laporan itu akan disodorkan ke Konselor Pengawas dan Konselor Pengawas akan ajukan laporan itu ke Perencana Project itu).
  3. Membuat Agenda Penerapan Tugas, Agenda Keperluan Bahan, Agenda Tenaga Kerja, Agenda Perlatan dan Sistem Kerja. (Kontraktor membuat agenda supaya tugas yang dikerjakan sesuai agenda yang diperkirakan, lalu tiap agenda selalu harus di up-date, untuk ketahui apa tugas di lapangan selaras ataukah tidak dengan gagasan misalnya, bila ada tugas yang tidak sesuai dengan gagasan, kontraktor harus ketahui risiko apa yang bakal muncul dari tugas itu.
  4. Sediakan bahan, tenaga kerja dan perlatan sesuai agenda yang ditetapkan.
    – Beberapa bahan yang bakal dipakai harus ada kesepakatan dari Konselor Pengawas dan Owner Lapangan.
    – Kontraktor harus sediakan tenaga kerja, di mana tenaga kerja itu pakar di bagiannya dan bisa lakukan aktivitas di lapangan jika karyawan telah memakai APD (Alat Perlindungan Diri) dan telah diberi penerangan oleh faksi K3 Kontraktor.
    – Kontraktor harus sediakan perlengkapan, di mana perlengkapan yang bakal dimasukkan pada tempat project harus di daftar oleh kontraktor selanjutnya disodorkan ke Konselor Pengawas dan Owner lapangan dan perlalatan yang dipakai pada keadaan baik dan sama sesuai standard.
  5. Melakukan tugas sesuai semua syarat yang ada pada document kontrak. (sesuai poin 1).
  6. Sediakan ongkos project sesuai gagasan Angaran dan kontan flownya. (sebuah kontraktor harus memiliki modal yang cukup besar untuk kerjakan sebuah project).
  7. Jaga kecepatan tugas pembangunan supaya penerapan tugas sesuai agenda yang diperkirakan.
  8. Jaga keamanan dan kenyamanan dilokasi project, untuk kelancaran tugas pembangunan.
  9. Membuat Laporan Harian, Laporan Mingguan dan Laporan Bulanan yang bersisi catatan mengenai material, tenaga kerja, perlengkapan, keadaan cuaca, permasalahan lapangan, perkembangan tugas dan sebagainya.
  10. Lakukan rapat koordinir dengan faksi Owner lapangan dan Konselor Pengawas, rapat internal dan rapat koordinir dengan lembaga berkaitan.
  11. Memberinya agunan secara professional, jika bangunan yang dibuat penuhi elemen keselamatan bangunan dan sama sesuai perundang-undangan yang berjalan.
  12. Membuat gambar shop drawing dan as building drawing.
    Itu ialah beberapa dari pekerjaan dan kuasa Kontraktor, untuk rekan-rekan yang membaca website saya jika ada salah penulisan minta di maafkan dan tolong tolong direvisi, saya cuman seorang karyawan baru di lapangan. Terima kasih

Pembahasan ini kali akan mengulas berkenaan apa pekerjaan konselor kontraktor yang tentu saja belum seluruh orang ketahui akan ke-2 nya.

Tetapi sebenarnya ke-2 tugas ini mempunyai arah sama di dalam sebuah pembangunan, tetapi konsentrasi dari ke-2 pekerjana ini tentu saja berlainan.

Baca Juga : perusahaan konstruksi di jakarta

Yaitu konselor perencanan dan kontraktor yang langsung tangani sebuah kontruksi atau pembanguanan tersebut. Untuk anda yang belum ketahui apa peranan dari konselor kontraktor silahkan baca.

Berikut Pekerjaan, Kuasa dan Hak dan Kewajiban Konselor Kontraktor

Pekerjaan Konselor Perencana

Konselor dan kontraktor tentu saja berlainan. Konselor sebagai perencana dan faksi yang langsung dipilih oleh pemberi pekerjaan dalam sebuah gagasan pembangunan dan rencana yang dapat memiliki sifat perseorangan, baik tubuh usaha pemerintahan atau swasta. Pekerjaan konselor dan kontraktor berlainan. Dalam perencanan dan penerapan sebuah project atau kontruksi, berikut pekerjaan dari provesi konselor sebuah kontraktor:

  • Hal pertama kali yang dilaksanakan ialah menagadakan atau sesuaikan kondisi lapangan dengan kemauan dari pemilik bagunan yang akan lakukan pembangunan.
  • Sesudah usai dengan tahapan pertama, konselor akan membuat gambar kerja untuk penerapan tersebut.
  • MembuatRencana Kerja dan Persyaratan (RKS), ini mempunyai tujuan sebagai dasar dalam penerapan sebuah project pembangunan atau kontruksi.
  • Konselor harus memproyeksikan kemauan dan gagasan dari pemilik di dalam design bangunan yang akan diwujudkan.
  • Disamping itu, konselor wajib melakukan peralihan design jika saja terjadi penyelewengand ari penerapan tugas di lapangan yang mana hal itu tidak mungkin untuk membikin design sebelumnya.
  • Konselor wajib buat bertanggung jawab design penghitungan dari susunan bila nanti terjadi ketidakberhasilan pada suatu kontruksi atau pembangunan.

Kuasa Konselor Perencana

Selainnya mempunyai pekerjaan, mereka mempunyai kuasa yang lain. Berikut, kuasa konselor perencana :

1. Konselor sanggup menjaga design dalam soal bila ada faksi eksekutorn banguanna yang melakukanpekerjaan tidak sesuai rencanan yang telah dibikin pada awal.

2. Konselor juga sanggup saat menentukan jnis material, warna yang akan dipakai dalam pembangunan ataupn dalam kontruksi.

3. Hak dan Kewajiban untuk Konselor Kontraktor
Walau pemilik memperoleh kuasa penuh dalam pembangunan yang diharapkan, provesi sebagai konselor mempunyai hak dan kewajiban dalam pembangunan. Sebagai berikut :

1. Kewajiban pertama Konselor kontraktor yaitu harus membuat rencana selengkapnya dan tentu saja mendalam ini terbagi dalam gambar gagasan, gagasan kerja, persyaratan, biaya anggaran, perhitungan susunan.

2. Pengampu provesi ini dapat memberinya pemikiran baik saran ke pemilik atau pemakaina jasa dan faksi kontraktor mengenai penerapan kontruksi atau tugas sesuai peraturan yang berjalan.

3. Kewajiban seterusnya yaitu harus memberinya jawaban keterangan ke kontraktor tentang apa yang dirasakan kurang terang dalam sebuah gambar perecanaan, dan gagasan kerja persyaratan yang lain.

4. Seterusnya konselor harus membuat gambar koreksi jika nanti bakal ada peralihan rencana dalam pembangunan.

5. Selainnya berencana, konselor kontraktor juga harus mendatangi rapat koordinir dalam pengendalian project yang akan ditangani. Ini tentu saja untuk membuat komunikasi yang bagus dan meminimalkan miss komunikasi dalam pembangunan yang nanti akan ditangani oleh kontraktor.

Begitu pembahasan berkenaan konselor kontraktor dan peranan, hak dan kewajiban yang perlu dilaksanakan.

Tentu saja provesi ini mempunyai peranan besar dalam pembangunan dan berencana bangunan apakah yang akan disuruh oleh pemiliki atau pemakai jasa itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *